pernah nyicipin olahan kuliner dari dedaunan berjari lima? TIDAAAAKKKK, ganja maksudnya? he…he… tenang brur saya tidak sedang promosi ganja atawa narkoba dan kroni-kroni biadab lainnya, saya mau sedikit cerita tentang kecanduan di aspek lain. Yang namanya kecanduan bisa menyentuh berbagai lini dalam kehidupan ini. mulai dari candu asmara, candu kerja dan candu-candu lainnya. namanya juga kecanduan, jadi ketergantungan dan sulit untuk melepaskan.
Meski menyenangkan tapi sesuatu yang berlebihan itu membahayakan, bahkan untuk hal-hal positif seperti rasa cinta misalnya. Saya cinta pekerjaan saya saat ini…tapi saya mulai curiga, kecintaan saya di dunia siaran tampaknya mulai berlebihan, membahayakan, melalaikan, melelahkan, membutakan, tapi menyenangkan dan memperangkap…kan
kalau dibandingkan mereka yang bekerja dengan kerasnya, memutar otak memelintir otot guna sesuap nasi, atau yang terjebak dalam kerjaan yang nggak disukai juga demi sesuap nasi saya jauuuh lebih beruntung. tapi jadi penyiar sampai mati?…mmmm nanti dulu. Kalau mungkin dengan penghasilan seperti pegawai departemen keuangan yo ra popo, tapi lha wong belum je…terus piye?
Cari kerja yang lain? saya udah coba n menjalaninya…tapi yang namanya siaran itu nyandu bu! Beberapa peluang kerja di depan mata pernah dilewatkan karena pertimbangan “ah…enakan siaran”
Arrrghhhhhh jangan-jangan aku sudah teracuni oleh kesenangan2 dunia penyiaran yang menyesatkan, atau jangan-jangan dulu ada atasan yang membubuhkan ramuan candu siaran dalam gelas minuman daku supaya daku terus bertahan di perusahaanya dan membuat radio itu semakin lama semakin bagus karenaku TIDAAKKKKK itu pasti nggak mungkin (ngayal banget…lha wong mungkin atasan dan pendengar wis jeleh kok)
Haruskah aku pergi ke pusat rehabilitas untuk mendetoksifikasi racun dunia siaran ku ini? Semua untuk kebaikan bersama kan. Keberadaanku hanya akan mencemari frekuensi hi…hi…hi…
